Seminar bertajuk “The Physicist Beyond Physics” yang di bawakan oleh Alumni Fisika UNPAR Clementine F. Sunandar, S.Si. pada Rabu, 7 Oktober 2026 bertempat di Ruang 9035 membahas bagaimana prinsip dan pola pikir fisika dapat diterapkan secara luas dalam berbagai bidang profesional. Kegiatan ini memberikan perspektif bahwa lulusan fisika tidak hanya memiliki peluang berkarier di bidang akademik atau penelitian, tetapi juga dapat berkontribusi dalam industri, rekayasa, kosmetik, hingga bidang yang berkaitan dengan perilaku manusia.
Dalam bidang teknik kayu, prinsip fisika digunakan untuk memahami beban, tegangan, regangan, titik berat, serta pengaruh kadar air dan sifat termal terhadap kekuatan dan ketahanan material. Pemanfaatan berbagai instrumen pengujian juga menjadi bagian penting untuk menghasilkan data yang dapat mendukung pengembangan produk interior dan eksterior.


Penerapan ilmu fisika juga diperkenalkan dalam formulasi dan pengujian kosmetik. Pemateri menjelaskan bagaimana pemahaman ilmiah mengenai sifat material dan komposisi kimia dapat digunakan untuk menguji stabilitas serta kualitas produk perawatan kulit.
Hal menarik lainnya adalah penerapan pola pikir ilmiah dalam konseling psikologis. Keterampilan yang diperoleh melalui pembelajaran fisika, seperti observasi, analisis sebab-akibat, berpikir sistematis, serta pemanfaatan statistik dan probabilitas, dapat ditransfer untuk memahami pola perilaku manusia secara lebih objektif.
Seminar juga mengangkat diskusi mengenai astronomi dan astrologi, khususnya pentingnya membedakan pengamatan terhadap fenomena benda langit dengan interpretasi astrologi. Pembahasan ini menjadi bagian dari refleksi mengenai bagaimana pengamatan, pola, dan probabilitas dapat digunakan untuk memahami berbagai fenomena.
Melalui seminar ini, mahasiswa diajak untuk melihat bahwa fisika bukan sekadar kumpulan rumus dan teori, tetapi juga cara berpikir yang dapat diterapkan dalam berbagai situasi. Kemampuan berpikir analitis, sistematis, kritis, dan berbasis data menjadi keterampilan yang bernilai dan dapat dibawa ke berbagai bidang pekerjaan.

Di akhir sesi, mahasiswa didorong untuk mulai mengenali minat dan potensi diri sejak dini, aktif mencari pengalaman melalui proyek penelitian maupun kegiatan industri, serta membangun kompetensi yang dapat mendukung karier lintas bidang. Seminar “The Physicist Beyond Physics” menjadi pengingat bahwa batas penerapan fisika dapat menjadi jauh lebih luas ketika pengetahuan dan pola pikir ilmiah dipadukan dengan kreativitas serta minat personal.



