Kuliah #35 – Deep Learning untuk Fisikawan: Sharing CEO Navatics

Kuliah Deep Learning untuk Fisikawan pada tanggal 11 Januari 2021 kedatangan seorang tamu, yaitu Andreas Widy. Widy merupakan Founder dan CEO Navatics Technology Ltd ( https://www.navatics.com/ ) yaitu perusahaan yang memproduksi Navatics MITO, drone bawah laut. Drone ini didanai oleh The Clearwater Bay Startup Club yang didirikan oleh Prof. Li Zexiang dari HKUST. Seperti robot yang mengubah industri manufaktur, drone bawah laut ini mengubah eksplorasi bawah laut dengan sangat banyak aplikasi praktis. Saat ini Navatics MITO digunakan pemerintah Hongkong untuk mendeteksi penyelundupan menggunakan kapal laut.

Perusahaan ini didirikan tahun 2017 dan semula membuat drone bawah laut untuk rekreasi seperti membuat video dan foto bawah laut. Sebagai contoh, drone ini digunakan untuk industri:

1. Pemancingan: untuk monitor ikan dan observasi

2. Kapal: untuk inspeksi kapal dan mencari sesuatu di bawah laut (misalnya benda yang diselundupkan)

3. Penyelaman: perekaman video/foto dan inspeksi atau survei lokasi penyelaman

Saat ini kebutuhannya mengarah makin khusus, sehingga drone tersebut dikembangkan menjadi modular dan fokus untuk industri. Drone ini mengembangkan penggunaan deep learning untuk berbagai keperluan, namun tantangannya adalah menggunakan edge computing, prosesnya dilaksanakan oleh microcontroller dengan sumber daya yang terbatas. 

Drone ini juga dapat dipasangi berbagai sensor karena dibuat modular. Misalnya sensor untuk mendeteksi keretakan pada lambung kapal dan sebagainya.

Dalam kuliah tersebut, Widy juga mendemonstrasikan kemampuan microcontroller yang sudah dilengkapi GPU (NVidia Jetson nano) dan KPU (Maix dengan K210) yang dapat digunakan untuk deteksi objek secara real-time dengan resolusi tinggi.

Dunia pendidikan harus selalu bergandengan tangan dengan industri, dan dengan teknologi saat ini seperti deep learning, sudah sangat dekat dengan dunia industri. Jika mahasiswa tertarik,  dapat menggunakan Jetson nano dan Maix K210 di Laboratorium Fisika Lanjut UNPAR, untuk membuat aplikasi deep learning

Tidak banyak yang mampu menerapkan deep learning menggunakan microcontroller, mungkin Anda akan menjadi makhluk langka yang banyak dicari kelak.

Rekaman kuliah tamu ini dapat dilihat di: http://bit.ly/LSFUNNavatics