Peresmian Research Centre for Applied Science & Instrumentation (RCASI) Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) menandai langkah strategis dalam memperkuat ekosistem riset terapan dan pengembangan instrumentasi sains di lingkungan kampus. Pusat riset ini dibentuk sebagai wadah kolaborasi antara dosen, peneliti, dan mahasiswa UNPAR untuk menghasilkan inovasi berbasis teknologi yang mampu menjawab kebutuhan industri, kesehatan, dan masyarakat. Dengan fokus pada pengembangan sistem instrumentasi, pemodelan, simulasi, serta analisis data eksperimental, RCASI diharapkan menjadi motor penggerak penelitian interdisipliner yang berdampak nyata serta meningkatkan kontribusi UNPAR dalam dunia sains dan teknologi.


Melalui RCASI, berbagai kegiatan seperti penelitian kolaboratif, pengembangan prototipe alat, pelatihan teknis, hingga kerja sama dengan mitra industri dan institusi eksternal akan semakin terintegrasi. Kehadiran pusat riset ini juga membuka peluang luas bagi mahasiswa UNPAR untuk terlibat langsung dalam proyek riset aplikatif, sehingga memperkuat kompetensi akademik sekaligus kesiapan profesional mereka. Dengan semangat inovasi dan kolaborasi, RCASI diharapkan mampu menjadi pusat unggulan riset terapan yang membawa nama UNPAR semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional.

