Workshop Fisika SMA Santa Laurensia 2016

Pelajaran fisika di sekolah umumnya bertumpu pada pengenalan teori fisika. Walaupun pemahaman teori fisika sangat penting bagi siswa untuk mendalami konsep fisika, seringkali para siswa tidak dapat melihat penerapan konsep tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Akibatnya banyak siswa merasakan bahwa pelajaran fisika di sekolah menjadi membosankan.

SMA Santa Laurensia, Alam Sutra, Tangerang Selatan menyadari bahwa ketertarikan siswa akan pelajaran fisika dapat dimunculkan melalui pengenalan penerapan fisika di kehidupan nyata. Untuk itu SMA Santa Laurensia beserta Program Studi Fisika Universitas Katolik Parahyangan mengadakan Workshop Fisika pada tanggal 9 dan 16 April 2016 yang lalu.

Pada Workshop ini siswa diajak untuk menyelidiki sebuah “kasus pembunuhan.” Dari berbagai barang bukti yang didapatkan di “tempat kejadian perkara”, para siswa harus menggunakan konsep fisika yang telah dipelajari di kelas digunakan untuk menyelidiki barang-barang bukti tersebut. Mereka harus membedakan ketebalan rambut para tersangka dengan menggunakan prinsip difraksi. Selain itu mereka menggunakan konsep gerak peluru untuk mencari tahu jenis pistol yang dipakai pelaku. Konsep-konsep lain yang digunakan dalam workshop ini antara lain prinsip Archimedes, optik geometri, sensor.

Berbagai komentar positif pun dilontarkan oleh siswa SMA Santa Laurensia setelah mengikuti Worshop ini. “Seru sekali!” cetus salah satu siswa. “Saya berharap lain kali acara ini dapat diselenggarakan lagi,” pendapat siswa lainnya.

Semoga dengan adanya Workshop ini minat dan pemahaman siswa SMA Santa Laurensia tentang fisika menjadi semakin berkembang.

 

X