Workshop Crime Scene Investigation (CSI) di SMA St Laurensia, 7&14 September 2019

Program Studi Fisika bekerjasama dengan SMA St Laurensia dalam penyelenggaraan workshop sains dengan tema Crime Scene Investigation (CSI) pada tanggal 7&14 September 2019, untuk siswa-siswi sekolah tingkat SMA. Selain siswa-siswi SMA St Laurensia, kegiatan ini juga diikuti oleh siswa-siswi dari sekolah lain.

Crime Scene diterjemahkan dalam bahasa Indonesia sebagai tempat kejadian perkara (TKP), sedangkan investigation adalah penyelidikan. Dalam sebuah kasus kriminal seperti pembunuhan atau pencurian, penyelidikan di TKP sangat penting untuk memecahkan sebuah kasus. Bukti-bukti yang ditemukan di TKP seringkali dapat memberikan petunjuk yang dapat menghubungkan kejadian dengan tersangka, dengan menggunakan metode ilmiah (scientific method) yang dikenal dengan istilah forensics.

Pada Workshop ini siswa diajak untuk menyelidiki sebuah “kasus pembunuhan.” Dari berbagai barang bukti yang didapatkan di “TKP”, para siswa harus menggunakan konsep fisika yang telah dipelajari di kelas digunakan untuk menyelidiki barang-barang bukti tersebut.

Dalam penyelidikan dengan bukti-bukti yang ditemukan di TKP, mereka melakukan analisis seperti analisis rambut dengan metode difraksi, analisis serat bahan dengan mikroskop, analisis kecepaatn peluru dengan pengukuran pada gerak parabola, serta melakukan integorasi untuk menentukan kebenaran pernyataan para tersangka.

Selain itu dalam kegiatan ini juga bekerjasama dengan bengkel sains unpar, untuk membawakan demonstrasi sains yang menarik dengan berbagai peralatan dan bahan.

Para peserta antusias dalam mengikuti kegiatan ini. Berbagai komentar positif pun dilontarkan oleh siswa SMA Santa Laurensia setelah mengikuti Worshop ini. “Seru dan menarik. Saya mendapat pengalaman baru, khususnya bagian penyelidikan dengan interogasi. “, demikian pendapat salah satu siswa.

Semoga dengan adanya Workshop ini minat dan pemahaman siswa SMA tentang fisika menjadi semakin berkembang.