Pelatihan Guru Fisika 2016

sesi praktek penggunaan alat peraga energi terbarukan_5

Program Studi Fisika menyelenggarakan kegiatan pengabdian Pelatihan Guru Fisika (PGF) tingkat nasional pada tanggal 27-29 Juli 2016, dengan memusatkan perhatian pada bidang ‘Energi Terbarukan (Renewable Energy)’. Kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta guru dari berbagai sekolah seperti SMP Ignatius Slamet Riyadi Bandung, SMP/SMA Santa Laurensia, SMAK 2 BPK Penabur Bandung, SMAK 3 BPK Penabur, SMAI Al Azhar 1 Jakarta, SMA Santo Yakobus, SMA BOPKRI 1 Yogyakarta, SMPN 1 Bojongsoang, SMPK 5 BPK Penabur Bandung, SMA Budi Mulia Bogor, SMPK 1 BPK Penabur, SMA Regina Pacis Bogor, SMAK Penabur Gading Serpong, SMP Yos Sudarso Karawang, SMP Santo Yusup, SMP Pandu, SMP Santo Mikael Indramayu, SMP Santa Maria, SMP Talenta, SMAN 1 Cibarusan, SMA Karangturi Semarang, SMA Talenta, SMAN 2 Tangerang, SMP Taruna Bakti, serta mahasiswa S2 dari institusi lain seperti James Cook University dan UPI.

Dalam perkembangan IPTEK, pemahaman mengenai konsep dasar energi, konservasi energi, dan sumber energi alternatif, diperlukan dalam rangka memberikan pengetahuan yang lebih luas kepada peserta didik, untuk dapat menghasilkan inovasi-inovasi yang bermanfaat. Wawasan mengenai energi terbarukan sangat penting untuk dapat mengembangkan kreatifitas saat proses pembelajaran, sehingga proses belajar fisika menjadi lebih menarik. Dalam PGF 2016, para guru diajak untuk berinovasi, dengan materi pelatihan yang inovatif meliputi konsep dasar energi, perakitan alat peraga, dan wawasan mengenai sumber energi terbarukan masa depan.

Materi dalam pelatihan ini meliputi: kaitan energi terbarukan dengan mekanika dan termodinamika oleh Dr Aloysius Rusli, perakitan alat mengenai energi terbarukan dan praktek penggunaan alat peraga energi terbarukan oleh Janto V. Sulungbudi, S.Si, wawasan mengenai Lubang hitam sebagai sumber energi oleh Dr. Haryanto M. Siahaan, serta wawasan mengenai energi terbarukan di Indonesia oleh Niamul Huda, ST., M.Pd. Para peserta juga berkesempatan membagikan wawasan tentang energi terbarukan yang ditemui di lingkungan sekitarnya dalam media fotografi.

Sesi Bapak Aloysius Rusli

Pada kegiatan hari pertama peserta melakukan kunjungan ke waduk jatiluhur Purwakarta. Di area waduk jatiluhur peserta menuju ke morning glory, dan mendengarkan informasi tentang bendungan jatiluhur oleh petugas dari Perusahaan Umum Jasa Tirta II. Selanjutnya peserta memasuki bendungan dan dapat melihat dari dekat, secara langsung.

Pada sesi perakitan alat yang bertempat di PT Pudak Scientific Gedebage Bandung, peserta dilatih membuat Turbin Savonius dan Thermo Electric Generator (TEG). Dalam pelatihan ini, alat dan bahan disediakan oleh PT Pudak Scientific. Peralatan yang dibuat oleh peserta ini dapat dibawa pulang oleh peserta, untuk dapat dikembangakan lebih lanjut. Pada praktek penggunaan alat peraga energi terbarukan, para peserta secara paralel dan berkelompok melakukan eksperimen dengan berbagai topik seperti pembuatan biodiesel, sel surya, turbin angin, pengenalan beberapa jenis penyimpanan energi, dan fuel cell.

Pada sesi terakhir yang dibawakan oleh Bpk Niamul Huda, S.T., M.Pd dipaparkan tentang “Energi Terbarukan di Indonesia”. Bpk Niamul Huda, S.T., M.Pd adalah pengembang teknologi energi terbarukan SMK di Indonesia, beliau memberikan gambaran nyata teknologi yang dibuat bangsa sendiri yang sudah diterapkan sebagai bahan pembelajaran di sekolah. Dengan demikian para guru juga memperoleh gambaran sebenarnya mengenai kebutuhan negara ini akan energi terbarukan, tentunya yang cocok dan realistis.

Sesi perakitan alat_Turbin Savonius

Melalui rangkaian sesi yang diberikan, harapannya adalah agar peserta dapat semakin termotivasi dalam mengembangkan dan menciptakan ide-ide inovatif untuk mendukung ketahanan dan kemandirian energi di negara ini. Hal ini dapat dibagikan kepada para siswa di sekolah masing-masing, sehingga para guru turut serta pula dalam menyiapkan para siswa menghadapi tantangan masa depannya.

Melalui pelatihan yang bersifat perakitan alat, para guru mendapat masukan untuk terus berinovasi dalam mengajar di sekolah, dengan demikian pembelajaran menjadi semakin lebih menarik. Tentunya harapan ke depannya tidak terbatas pada topik energi terbarukan, namun juga untuk seluruh topik, sehingga fisika semakin diminati.

Poster Pelaksanaan PGF 2016

(Risti Suryantari)

X