Michael Hidayat: “Kuliah Fisika dan Aktif Berorganisasi”

Sejak sekolah, saya selalu membaca buku sains yang berhubungan dengan alam semesta kita. Dari kebiasaan membaca itulah saya merasa tertarik untuk mengetahui dan mempelajari lebih dalam lagi perihal alam semesta kita, dan ketika menempuh pendidikan di tingkat SMP dan SMA, saya baru tahu bahwa untuk mempelajari alam semesta kita, saya perlu belajar Fisika. Selain itu juga ketika di SMA, saya tidak pernah merasa bosan untuk belajar Fisika, selalu ada hal-hal menarik dan di luar dugaan saya ketika mempelajari ilmu Fisika. Kemudian ketika saya kelas XII SMA, saya bertanya kepada guru Fisika saya perihal Universitas yang dapat mendukung saya untuk belajar Fisika. Kemudian guru saya menyarankan saya untuk mengambil Fisika UNPAR, karena di sana saya dapat mengembangkan diri saya untuk lebih mengetahui Fisika dan selain itu juga nama UNPAR sudah tersohor sering menorehkan prestasi.

Ketika masa inisiasi dan adaptasi (INAP) di Fisika UNPAR, awal mula saya terkejut sekali, karena jumlah mahasiswa di angkatan saya hanya beberapa orang. Akan tetapi ada kelebihan (ciri khas) Fisika UNPAR yaitu adanya rasa kekeluargaan di antara mahasiswa senior dengan mahasiswa baru yang tetap menekankan kepada saling menghargai satu dengan yang lainnya, juga ada rasa kekeluargaan antara mahasiswa dengan dosen-dosen Fisika UNPAR dan alumni Fisika UNPAR. Hal lain yang menjadi kelebihan Fisika UNPAR adalah suara/aspirasi/keluhan kami juga didengarkan dan diberikan feedback oleh jurusan.

Aktif Berorganisasi

Selama saya mengikuti proses perkuliahan di Fisika UNPAR, saya sadari bahwa lingkup pertemanan saya di Fisika UNPAR kurang banyak, oleh sebab itu saya termotivasi untuk mengikuti organisasi yang ada di UNPAR. Tujuan utamanya hanyalah satu, yaitu mengembangkan soft skill yang saya miliki.

Pada tahun saya yang pertama, kedua, dan keempat saya mengikuti organisasi Himpunan Mahasiswa Program Studi Fisika (HMPSF) dan pada tahun ketiga saya mengikuti organisasi Majelis Perwakilan Mahasiswa (MPM), dan menjadi pengajar di Bengkel Sains UNPAR dari tahun pertama hingga sekarang. Manfaat terbesar yang saya refleksikan setelah mengikuti organisasi tersebut adalah pengalaman untuk mengatur waktu antara kuliah, belajar, rapat, dan mengeksekusi sebuah program kerja. Selain itu juga saya mendapatkan banyak koneksi ketika menjadi seorang MPM, saya menjadi kenal dengan para yayasan UNPAR, rektorat UNPAR, perwakilan mahasiswa dari 7 fakultas yang ada di UNPAR.

Hal lain yang saya dapatkan juga adalah bagaimana caranya saya harus berani untuk mengambil sebuah putusan, public speaking di hadapan banyak orang, dan yang terutama adalah mempertanggungjawabkan hal-hal yang sudah dipercayakan kepada saya. Lalu pengalaman berharga yang saya dapatkan juga adalah perihal bagaimana saya mengkomunikasikan ilmu dan pengalaman yang saya miliki kepada siswa-siswi SMP dan SMA mengenai ilmu alam melalui kegiatan ekstrakurikuler Bengkel Sains UNPAR.

Sesudah saya lulus pada tahun 2017, saat ini saya bekerja sebagai asisten dosen di Fisika UNPAR, dan sampai sekarang masih aktif menjadi seorang pengajar di Bengkel Sains UNPAR. Saya diberikan kepecayaan untuk menjadi seorang responser Fisika Dasar I di Teknik Industri dan menjadi dosen praktikum Fisika Dasar. Hal-hal yang saya dapatkan ketika kuliah di Fisika UNPAR dan mengikuti organisasi di UNPAR rupanya sangat membantu saya dalam proses belajar dan mengajar. Hal yang diperlukan adalah untuk menjadi seorang problem solver dan menguasai ilmu Fisika yang perlu dikomunikasikan dan diterapkan kepada mahasiswa, dan perlu memiliki rasa percaya diri ketika mengajar di hadapan mahasiswa. Dan ilmu-ilmu tersebut bisa didapatkan melalui pengembangan soft skill.

Harapan

Pada akhirnya, harapan saya untuk Fisika UNPAR adalah untuk terus mengembangkan dan menunjang riset bersama dengan mahasiswa dan juga perlu ditingkatkan kemampuan pemrogaman dan berbahasa Inggris bagi calon mahasiswa dan mahasiswa Fisika UNPAR.

Harapan dan pesan saya untuk mahasiswa Fisika UNPAR adalah jangan pernah bosan belajar dan bertanya kepada dosen apabila ada hal yang tidak dimengerti, selain itu juga tingkatkan kemampuan pemrograman dan berbahasa Inggris, juga cobalah untuk aktif di luar kegiatan HMPSF, misal dengan mengikuti MPM/LKM/UKM yang ada di UNPAR.

Untuk calon mahasiswa, jangan takut untuk mengambil ilmu murni apabila kalian memang menyukainya, karena kuliah itu yang penting kalian suka dan bisa menikmati proses perkuliahan. Ingatlah juga bahwa belajar Fisika bukan hanya sekedar rumus dan hitungan yang rumit saja, kalian pun dapat melakukan eksperimen-eksperimen yang menyenangkan, juga belajar instrumentasi, dan memiliki kesempatan besar untuk terlibat aktif dalam kegiatan-kegiatan di Fisika UNPAR dan UNPAR.

(Michael Hidayat, Fisika Unpar 2013, Asisten Dosen&Pengajar Bengkel Sains)