Fusion 2018 : ‘Eureka’

Lomba fisika, tentu sudah banyak dan sudah biasa. Program Studi dan Himpunan Mahasiswa Fisika Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) mencoba berinovasi lewat penyelenggaraan lomba yang menarik sekaligus edukatif dan kompetitif. FUSION yang merupakan singkatan dari Fun Physics Competition berupaya menyajikan format lomba baru yang mengasah kemampuan konseptual, matematis sekaligus insting ekonomis para peserta. Acara yang berlangsung selama dua hari pada 18-19 Oktober tersebut, diminati oleh siswa dari Bandung maupun luar Jawa Barat.

Dalam lomba kali ini, selain menggunakan format konvensional yaitu pilihan berganda serta sistem penilaian (pemenang) berdasarkan perolehan nilai tertinggi, ada sesi Science Market yang sangat seru. Sesi Science Market sendiri meminta para peserta membangun sebuah alat tertentu dalam skenario yang sudah disiapkan oleh para panita dengan menggunakan alat yang tersedia. Setiap alat yang dirangkai memiliki harga tersendiri yang harus dibeli menggunakan “poin”. Selain membangun kerangka konseptual dari alat tersebut, para peserta juga dinilai dari seberapa banyak “poin” yang dihabiskan. Penilaian akhir akan diberikan pada kreasi yang dibuat secara efisien dan unik.

Para guru pendamping juga menghadiri sesi khusus. Mereka berkesempatan mengikuti workshop pengajaran fisika berbasis pemecahan masalah. Hal ini dikarenakan masih banyak sekali siswa yang tidak meminati pelajaran berbasis eksakta seperti fisika dengan alasan “tidak tahu manfaat-nya untuk apa”.

Dipimpin Drs. Janto V. Sulungbudi dosen Fisika Unpar, para guru diperkenalkan pada beberapa eksperimen dan tautan daring yang bisa dipergunakan dalam mempelajari fisika secara menyenangkan.

“Peserta tahun ini memang lebih banyak. Ada yang dari Bandung tapi ada juga yang dari luar (kota), misalnya dari Cirebon,” ungkap Julie Ketua pelaksana FUSION 2018. “Tujuan acara ini sebenarnya mirip dengan temanya, jadi kan tema kita ‘Eureka’. Nah, ‘Eureka’ itu kata yang terlontar dari Archimedes ketika dia menemukan hukum Archimedes. Seperti itu juga kami ingin para peserta menemukan ‘Eureka’ a la mereka di lomba ini,” tambahnya ketika diwawancarai tim Publikasi Unpar.

Sumber : unpar.ac.id