Fisikawan: Sistematis, Kritis, dan Praktis (Oleh Andy Iskandar, S.Si., MM)

Andy Iskandar, S.Si., MM

Alasan saya memilih jurusan Fisika waktu itu , sangat sederhana. Waktu itu belum populer istilah – istilah Passion atau Purpose dalam hidup dan saya juga tidak terlalu mendapatkan bimbingan untuk mencari jurusan–jurusan baik dari orang tua maupun dari guru BK disekolah. Nilai Ebtanas saya yang paling tinggi waktu itu adalah Fisika, itulah alasan saya waktu jurusan Fisika. Sesederhana itu. Tapi memang saya juga tertarik dengan ilmu Fisika dibandingkan dengan Kimia ataupun Matematika. Dalam mengerjakan soal–soal Fisika, saya bisa membayangkan kondisi – kondisi yang ada lalu secara common sense melalui rumus – rumus yang ada saya bisa menghitung dengan tepat apa yang ingin saya ketahui. Asyik dan menyenangkan buat saya pribadi.

Setelah masuk di Fisika Unpar, ternyata Fisika tidak semudah yang saya temui pada waktu SMA dulu tapi tetap mengasyikan buat saya. Ditambah dengan suasana yang nyaman dan dekat baik dengan teman – temen maupun dengan para dosen. Kualitas para dosennya tidak diragukan karena memang datang dari Universitas – Universitas terbaik di Indonesia maupun di dunia.

Saya banyak belajar bukan saja dari Ilmu Fisika secara keilmuannya tapi juga bagaimana saya berpikir secara sistematis, analisis dan selalu ingin bertanya kenapa bisa begitu…. apa alasan yang bisa membuat hal itu tersebut. Selama 4 tahun saya kuliah di Fisika Unpar, hal itu yang terus-menerus diasah dan diajarkan kepada para Mahasiswanya.

Satu lagi yang menarik yaitu ilmu Fisika yang diajarkan tidak hanya berupa teori namun juga bagaimana aplikasi / penerapannya di dunia nyata. Misalnya kenapa bisa terjadi pelangi, bagaimana cara kerja meteran Listrik di rumah ,dll, sehingga saya dituntut juga untuk berpikir praktis tidak hanya teori saja.

Profesi saya sekarang adalah seorang Trainer dan memang tidak berkaitan langsung dengan ilmu Fisika. Namun pola pikir saya yang sedari dulu, saat kuliah Fisika, terbiasa dengan berpikir yang sistematis, kritis dan praktis ternyata sangat berguna dengan profesi saya sekarang ini. Saya sebagai seorang Trainer, ketika membuat materi saya membuatnya secara sistematis , pelajari secara mendetail sampai ke “inti” nya dan bagaimana materi ini dapat diterapkan secara praktis oleh para peserta. Kemampuan saya tersebut sangat membantu dan menjadi modal utama saya.

Fisika Unpar menurut saya merupakan salah satu yang terbaik di Indonesia, baik secara kedalaman ilmu Fisika maupun implementasinya. Tetap maju dan terus menghasilkan lulusan berkualitas untuk berkontribusi di masyarakat dengan berbagai bidang yang ditekuninya.

Untuk para mahasiswa dan calon mahasiswa, tetap semangat. Belajar Fisika yang kadang Abstrak memang tidak mudah namun sebenarnya yang sedang kalian pelajari itu adalah kemampuan berpikir sistematis , kritis dan praktis yang pasti berguna untuk pekerjaan kita nantinya.Dan pekerjaan kita tidak hanya terbatas dalam bidang yang berhubungan dengan Fisika tapi terbuka untuk berbagai bidang pekerjaan lainnya.

Pola pikir dan semangat seorang Fisikawan itulah yang menjadi modal utama untuk berhasil di bidang pekerjaan apapun. Ingat : Sistematis , Kritis dan Praktis

(Andy Iskandar, S.Si., MM , menempuh pendidikan S-1 Jurusan Fisika, Fakultas Teknologi Informasi dan Sains (dulunya bernama F-MIPA), Universitas Katolik Parahyangan, Bandung, kemudian melanjutkan pendidikan S-2 General Management IPMI Business School, Jakarta . Saat ini beliau bekerja sebagai Trainer, Consultant & Coach, dan juga aktif menulis buku. Karyanya antara lain: Practical Problem Solving: Step by Step for Solving Problems, dan Insightful Presentation: Sell Your Idea with Art and Passion )