Fisika, Gerbang Teknologi Masa Depan

Menurut sebuah anekdot, pada 1850, menteri keuangan Inggris bertanya kepada seorang fisikawan. Fisikawan ini terkenal senang bermain-main dengan kabel, tembaga, dan magnet. Sang menteri bertanya mengenai kegunaan dari penelitian fisikawan tersebut. Fisikawan yang bernama Michael Faraday itu menjawab, “Tuan, dalam waktu yang dekat, Anda akan bisa meminta pajak dari penemuan ini.”

Penelitian-penelitian Michael Faraday berkontribusi sangat besar dalam pemahaman tentang listrik. Telah kita ketahui bahwa listrik merupakan komponen yang sangat penting dalam kehidupan modern. Sampai-sampai daerah yang tidak terjangkau oleh listrik seringkali disebut daerah tertinggal.

Kontribusi dari pengembangan fisika dalam kehidupan sehari-hari bukan hanya dalam bidang listrik. Hampir semua perkembangan mutakhir dunia modern tidak mungkin terjadi tanpa perkembangan pengetahuan Fisika. Lihat saja ponsel pintar yang sudah umum dimiliki saat ini. Ponsel pintar tersebut tidak akan berkembang tanpa penemuan di bidang gelombang elektromagnet, transistor (Nobel Fisika tahun 1956), integrated circuit (Nobel Fisika tahun 2000), sensor kamera (Nobel Fisika tahun 2009), dan berbagai penemuan fisika lainnya. Memang tidak berlebihan jika dikatakan bahwa ilmu Fisika adalah gerbang menuju perkembangan teknologi masa depan.

Program Studi Fisika Universitas Parahyangan (Unpar) menawarkan mahasiswanya untuk terjun langsung ke dalam pengembangan ilmu Fisika. Kurikulum Program Studi Fisika Unpar dirancang agar mahasiswa mendapatkan dasar fisika yang baik sehingga dapat mengembangkannya. Selama belajar di Program Studi Fisika Unpar, mahasiswa belajar beberapa keterampilan yang akan menunjang kehidupan mahasiswa di tingkat selanjutnya, baik untuk melanjutkan kuliah maupun langsung bekerja. Selama beberapa tahun pertama kuliah, mahasiswa diberikan keterampilan dasar fisika dan matematika yang diperlukan untuk kuliah-kuliah selanjutnya. Pengembangan kemampuan selanjutnya ditawarkan melalui mata kuliah pilihan. Berbagai jenis mata kuliah pilihan yang ditawarkan, mulai dari teori relativitas, pengantar nanoteknologi, fisika laser, dan fisika kedokteran. Selain itu, berbagai pengembangan soft skills juga ditawarkan di kurikulum Program Studi Fisika Unpar, seperti teknik presentasi dan etika profesi fisika. Diharapkan setelah lulus dari Program Studi Fisika Unpar, mahasiswa memiliki berbagai kemampuan, baik dalam hard skills maupun soft skills.

Program Studi Fisika Unpar pun didukung oleh pendidik yang berkualitas. Sebagian besar pengajarnya memiliki kualifikasi doktor (S-3) yang didapat dari berbagai perguruan tinggi di luar negeri, seperti AS, Inggris, Australia, dan Kanada. Sementara itu, dosen lainnya berkualifikasi S-2 dari dalam maupun luar negeri. Para dosen tersebut aktif dalam pengembangan fisika dalam hasil riset mereka. Mahasiswa pun dapat diikutkan dalam riset-riset yang dilakukan oleh dosen. Dengan kualifikasi dosen seperti di atas, ditambah dengan rasio dosen : mahasiswa sebesar 1:8, penyampaian materi akan menjadi lebih mendalam dan mahasiswa mendapatkan lebih banyak pengetahuan dan pengalaman.

Dengan seluruh kelebihan di atas, Program Studi Fisika Unpar siap membawa mahasiswanya untuk belajar dan berkontribusi bagi kemajuan teknologi masa depan, baik dalam tingkat nasional maupun tataran internasional.

(Sumber : KOMPAS – Griya Ilmu, Selasa 3 November 2015 “Fisika, Gerbang Teknologi Masa Depan”)

X