Dosen Fisika Unpar menjadi Juri dalam Kompetisi World GreenMech dan Robot for Mission (R4M) di Taiwan

Dosen Fisika Unpar, Philips N. Gunawidjaja, Ph.D. dan Janto V. Sulungbudi, S.Si, menjadi Juri dalam kompetisi World GreenMech dan Robot for Mission (R4M) di National Chung Hsing University, Taichung, Taiwan pada hari Kamis, 1 Agustus 2019. Kompetisi ini merupakan kompetisi tingkat dunia yang diikuti lebih dari 200 tim dari 12 negara, termasuk Indonesia.  

Kompetisi ini menggunakan prinsip saintifik yang mengkombinasikan 5 aspek pembelajaran dan perkembangan yang dikenal dengan istilah STEAM (Science, Technology, Engineering, Art and Mathematics) dan dibagi dalam 3 kategori, yaitu kelompok sekolah dasar, kelompok sekolah menengah pertama, dan kelompok sekolah menengah atas.

Selain sebagai juri, Philips N. Gunawidjaja, Ph.D. dan Janto V. Sulungbudi, S.Si juga merupakan Pembina Tim Indonesia. Dalam kompetisi ini, tim Indonesia berhasil meraih peringkat kedua dan ketiga untuk kategori R4M tingkat SMA, dan peringkat ketiga R4M untuk tingkat SD. Adapun seleksi tingkat nasional untuk kompetisi ini, diselenggarakan oleh Rumah Edukasi dan bekerjasama dengan beberapa Universitas di Indonesia, salah satunya Universitas Katolik Parahyangan.

Seperti yang dikutip dari https://www.medcom.id/pendidikan/news-pendidikan/Wb7L0A2k-indonesia-juara-dua-kontes-robot-di-taiwan, Greenmech sendiri diikuti sebanyak 134 yang terdiri dari 54 tim sekolah dasar, 51 tim SMP dan 29 tim SMA. Sebanyak 60 tim untuk kategori Robot For Machine Yaitu 29 tim SD, 41 tim SMP dan 16 tim setingkat SMA.  Robot for Mission (R4M) adalah sebuah kompetisi merancang robot menggunakan prinsip saintifik berbasis STEAM dan membuat program coding agar robot dapat menyelesaikan misi.

Misi kompetisi regional kali ini adalah untuk memindahkan makanan dari tempat penyimpanan makanan ke kandang-kandang yang telah ditentukan. Kompetisi ini untuk menguji kemampuan aplikasi programming dan kreativitas serta melatih teknik manipulasi dan kemampuan menggerakkan robot, kompetisi yang menanamkan semangat kerja sama tim. Setiap tim terdiri dari 3-4 orang dan setiap orang memiliki peranan masing-masing yang saling membantu menyelesaikan misi tersebut. Kompetisi R4M juga merefleksikan kolaborasi Human-Machine dan yang membuat kompetisi ini berbeda dengan kompetisi robot lainnya.

Sedangkan untuk kompetisi Greenmech Junior adalah sebuah kompetisi membuat dua proyek mekanika sederhana. Pertama, mobil menggunakan energi elastis karet yang harus mencapai target tertentu dengan nilai tertinggi dan harus melewati halangan polisi tidur.  Kedua, Mobil menggunakan energi inersia yang harus bisa menjatuhkan gelas kertas dan botol plastik seperti bermain Bowling, yang dapat menjatuhkan terbanyak mendapatkan skor tertinggi

Sumber:

http://www.rumahedukasi.com/

https://www.medcom.id/pendidikan/news-pendidikan/Wb7L0A2k-indonesia-juara-dua-kontes-robot-di-taiwan